oleh

Menunggu Hasil Dewan Pers, Laporan Eks Komandan Tim Mawar Ditolak Bareskrim

Infoterkini. Com, Jakarta – Bareskrim Polri menolak laporan mantan Komandan Tim Mawar Mayjen (Purn) Chairawan dan tim penasihat hukumnya yang datang ke Mabes Polri untuk melaporkan pihak media cetak (Majalah Tempo yang dinilai mencemarkan nama baiknya.

Kata Dia “Barusan kami dari dalam (gedung Bareskrim), berdiskusi dan konsultasi, dan laporan kami belum diterima karena menunggu hasil dari Dewan Pers. Jadi dari kami rasa itu,” ucap penasehat hukum Chairawan, Herdiansyah, di Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (12/6/2019).

Herdiansyah mengaku akan terus berkoordinasi dengan penyidik untuk menentukan unsur pidana dalam pemberitaan majalah tersebut.

Herdiansyah juga mengatakan, pihak Dewan Pers berjanji akan mengeluarkan keputusan pada Selasa (18/6) pekan depan, ungkapnya.

“Konsultasilah dengan polisi, karena beliau (Chairawan) merasa difitnah. Nanti unsur pidananya apa, tapi nanti ke depan. Kita tunggu hasil Dewan Pers dulu hari Selasa depan,” ujar dia.

Sebelum ke Bareskrim, Chairawan memang menempuh jalur Dewan Pers untuk memprotes pemberitaan majalah Tempo. Konten yang diadukan Chairawan adalah pemberitaan Majalah Tempo Edisi 10 Juni 2019 yang mengangkat cover utama tentang ‘Tim Mawar dan Rusuh Sarinah’. Chairawan merasa dirugikan oleh pemberitaan tersebut.

Wakil Ketua Dewan Pers Hendri Bangun, yang juga hadir dalam konferensi pers itu , menyatakan pihaknya akan mendalami aduan pengacara Chairawan tersebut.

“Ini yang kami cek apakah berita itu ke arah sana. Kita punya analis yang mengecek satu per satu kalimat demi kalimat,” tutur Hendri.

Sementara itu, majalah Tempo pun siap mengikuti mekanisme Dewan Pers terkait aduan tersebut.

“Prinsipnya, kami terbuka terhadap pelaporan. Karena UU mengatur setiap sengketa antara narasumber dengan media itu akan dimediasikan oleh Dewan Pers. Jadi sudah benar kalau pengadu pergi ke Dewan Pers. Nanti dalam selanjutnya kami mengikuti proses yang akan ditetapkan oleh Dewan Pers. Biasanya akan ada mediasi, dipertemukan dan seterusnya begitu. Itu yang dari Dewan Pers,” kata Pemimpin Redaksi Majalah Tempo Arif Zulkifli, Selasa (11/6).

Pria yang akrab disapa Azul itu mengatakan pihaknya terbuka atas pelaporan yang ditujukan kepada majalah Tempo. Namun dia menegaskan majalah Tempo selalu berupaya memegang teguh kaidah-kaidah jurnalistik dalam setiap pemberitaannya.

“Tapi tentu saja dalam bekerja jurnalistik kami memegang teguh kaidah-kaidah jurnalistik. Check and recheck, cover bothside, konfirmasi kepada narasumber dan hal-hal prinsip seperti itu. Jadi silakan saja Dewan Pers yang akan mengeksaminasi kita, apakah sesuai dengan (kaidah jurnalistik) ataupun tidak, tetapi kami sudah bekerja semaksimal mungkin yang bisa kami lakukan,” pungkas Azul. (dn/aud/fdn).

Gratis Berlangganan Berita Via WhatsApp

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA BERITA LAINNYA :