oleh

DPRD Wajo Konsultasi Ke DPLH Sulsel, Ini yang Dibahas

MAKASSAR, INFO-TERKINI.com – Kepala Dinas PLH Sulsel Andi Hasdullah dan jajarannya berkesempatan secara langsung menerima kunjungan konsultasi Komisi Tiga DPRD dan Opd Kabupaten Wajo, yang dipimpin H. Yunus Panaungi dan Ketua Komisi 3 bidang pembangunan dalam rangka konsultasi dokumen amdal rencana semula rumah sakit regional anak dan ibu menjadi rumah sakit regional jantung terpadu. Pada hari jumat 26/02/2021 bertempat diruang rapat DPLH Kantor Gubernur sulsel.Hasdullah menjelaskan bahwa dengan adanya perubahan menjadi Rumah Sakit Jantung Terpadu maka adendum dokumen amdal harus direvisi.

Pada kesempatan itu pihak DPRD Kab. Wajo menyampaikan bahwa kabupaten wajo mendapat paket rumah sakit regional dari Pemprov Sulsel Tahun 2021, dengan anggaran sekitar 200 milyar.

Pekerjaan itu direncanakan multiyear dimana sebelumnya sudah dibahas dokumen amdalnya dengan pemrakarsa dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel dengan sebutan “RS Regional Ibu dan Anak.” Kemudian disepakati melakukan perubahan menjadi rumah sakit regional jantung terpadu.

Diharapkan dapat diakomodir pembiayaannya pada pokok APBF atau partial 2021 beban APBD Kab. Wajo terkait perencanannya sehingga dokumen ini dapat segera dituntaskan.

Dimana dokumen amdalnya selesai secepatnya sehingga pelaksanaan pembagunan fisik RS Jantung Terpadu dapat berlansung sesuai rencana yang ada dan ini adalah upaya untuk menghadirkan Rumah Sakit Regional Jantung Terpadu guna melayani masyarakat tidak hanya di Kab. Wajo tapi juga Sulawesi Selatan, pungkasnya.

Hal Teknisnya kita sudah berikan arahan agar dilakukan penyerahan penaggung jawab dari Dinas Kesehatan Provinsi ke Dinas Kesehatan Kab. Wajo selaku pemrakarsa.

Selanjutnya melakukan perubahan nomenklatur izin menjadi Rumah Sakit Jantung Terpadu di PTSP Kab.Wajo. Sesudah itu sudah dapat diajukan pembahasan adendum dokumen amdal pada komisi penilai amdal Kab. Wajo. (Hsdl)

Editor: A2W

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA BERITA LAINNYA :