oleh

Guru harus Tes Swab Massif; Begini Penjelasan Kadisdik SulSel Prof Dr Muhammad Jufri, S.Psi, M.Si, Pisykolog

MAKASSAR, INFO-TERKINI.com – Disdik Sulsel memastikan akan fokus menjalankan pesan Bapak Gubernur SulSel Prof HM Nurdin Abdullah. Pasca sidak dikantor Diknas beberapa hari yang lalu, Bapak Gubernur kembali mengingatkan dihari Jadi Guru Nasional dihotel Gammara (30/11/2020).

Kesungguhan untuk menjalankan perintah Bapak Gubernur disampaikan Kadisdik Sulsel Prof Dr. Muhammad Jufri, S.Psi, M.Si, Pisykolog.
“Mulai Januari 2021, pembelajaran tatap muka mulai diterapkan di Sekolah tingkat SMA, SMK, dan SLB se-Sulawesi Selatan. Oleh karena itu, Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel berupaya pada agar dalam proses pembelajaran tatap muka tetap menerapkan protokol kesehatan.

Selain dilakukan tes swab massif kepada seluruh guru se-Sulsel demi memastikan bahwa seluruh guru sehat dan aman bagi anak-anak didik. Pihak sekolah juga diminta menyiapkan standar pencegahan Covid-19 di khususnya di ruang kelas.

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Prof.Dr. Muhammad Jufri, S.Psi, M.Si, Pisykolog menuturkan ada tahapan yang harus dipenuhi sekolah untuk kembali melakukan sistem belajar tatap muka. Tahapan itu berupa kesehatan keselamatan bagi peserta didik dan pendidik.

“Untuk persiapan sekolah tatap muka kami sudah menginstruksikan kepada seluruh cabang dinas untuk berkoordinasi dengan kepala UPT SMA, SMK, dan SLB untuk pembenahan serta penyiapan standar covid 19 berikut simulasi di sekolah,” katanya, Rabu (2/12/2020).

Penyiapan standar Covid-19 di sekolah tersebut diharapkan mampu mencegah penularan virus tersebut di lingkungan sekolah. Yakni dengan tetap memakai masker dan menjaga jarak.

Terlepas dari protokol Kesehatan dilingkungan sekolah, Prof Jufri juga menjelaskan tentang harapan Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah kepada Dinas Pendidikan untuk terus bekerja dengan mengedepankan pelayanan baik dan cepat.

“Pak Gubernur berharap kita bekerja terus mengedepankan pelayanan yang baik dan cepat. Itu sebabnya, bapak minta segera dilakukan digitalisasi untuk proses penilaian kenaikan jabatan fungsional guru. Insya Allah sekarang kami mulai tindaklanjuti,” pungkasnya. (*)

Sumber: Asdar Bintang Top,

Editor: A2W.

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA BERITA LAINNYA :