oleh

Tiga Sekolah Di Desa Timusu, Akan Di Jadikan Uji Coba PBM Tatap Muka

Info terkini com Soppeng-Rencana Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam hal ini Dinas Pendidikan untuk memulai Proses Belajar Mengajar (PBM) Tatap Muka secara bertahap, seiring dengan ditetapkannya Kabupaten Soppeng sebagai daerah Zona Hijau Covid 19 oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan

Untuk hal ini, tidak semua sekolah yang ada bisa menerapkan PBM Tatap Muka, tapi oleh Pemerintah Daerah tetap memperhatikan dan mempertimbangkan mana yang kategori zona aman, sehingga dari sekian sekola khususnya Sekolah Dasar di daerah ini hanya direkomendasikan 65 Sekolah Dasar seperti disampaikan Kordinator UPTD Dinas Pendidikan Kec Liliriaja Hj.Sri Alam saat memberikan sosialisasi dihadapan orang tua murid SD 231Lobo Desa Timusu Kec Liliriaja Kabupaten Soppeng hari ini Kamis 15 Oktober 2020

Lanjut menurut Hj.Sri Alam, SPD bahwa dari 65 Sekolah Dasar tersebut untuk Kec Liliriaja ada 3 Sekolah yang direkomendasikan, dan kesemuanya berada di Desa Timusu Kec Liliriaja Kab Soppeng, hal ini didasari atas data Dinas Kesehatan Kab Soppeng dimana Desa Timusu sampai saat ini masih berstatus zona hijau kata Hj.Sri Alam, Lanjut Hj.Sri Alam adapun 3 Sekolah Dasar tersebut adalah SD Lobo, SD Kacimpang dan SD Tengah Padange semua berada di wilayah Desa Timusu

Dalam pertemuan dengan orang tua siswa SD Lobo Desa Timusu sekaligus juga mensosialisasikan rencana Pemerintah Daerah terkait Sekolah Tatap Muka yang digelar di ruang kelas , dihadiri oleh para orang tua siswa dan selain Kordinator UPTD Dinas Pendidikan Liliriaja juga unsur pengawas, dan Pemerintah Desa Timusu

Kepala SDN 231 Lobo Abdul Samad Spd yang memimpin pertemuan menjelaskan sistem pembelajaran nantinya tetap mematuhi standar protokol kesehatan
Selanjutnya menurut Abdul Samad bahwa Proses belajar mengajar tatap muka ini bisa dilaksanakan kalau ada persetujuan orang tua siswa

Kepala UPTD Hj.Sri Alam dalam arahannya bahwa bagi yang setuju, PBM Tatap Muka akan dilaksanakan dengan standar protokol kesehatan yang ketat. Dimana nantinya pembelajaran akan diikuti paling banyak 13 siswa dalam satu ruangan, tidak ada jam istirahat, kantin sekolah tidak dibuka dan selesai belajar semua siswa langsung pulang” , bagi orang tua yang tidak setuju dengan PBM Tatap Muka maka PBM nya tetap dilaksanakan dengan sistem Online (Daring) seperti biasa tandasnya

(Hmk)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA BERITA LAINNYA :